Sektor fast-moving consumer goods (FMCG) adalah salah satu sektor dengan pertumbuhan yang pesat. Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan FMCG terbesar di Asia Tenggara. Setiap hari, perusahaan memproduksi dan mendistribusikan berbagai produk kebutuhan sehari-hari, seperti personal care, elektronik, hingga komponen industri dalam jumlah besar setiap harinya. Salah satu elemen penting yang sering luput dari perhatian perusahaan yaitu pemilihan FMCG Packaging. Padahal, kemasan bukan hanya soal penampilan menarik, tetapi juga perlindungan produk selama proses penyimpanan hingga pengiriman.
Namun, penggunaan kemasan dalam skala besar membawa tantangan tersendiri. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menunjukkan bahwa sebesar 60,99% sampah di Indonesia tidak terkelola dengan baik. Sampah yang tidak terkelola secara optimal ini berakhir di TPA dengan cara dibakar secara terbuka (open burning), atau bahkan mencemari sungai dan laut. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah nasional menghadapi tantangan besar, terutama menangani FMCG Packaging yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai.
Pulp Tray sebagai Solusi Kemasan Ramah Lingkungan
Melihat perubahan tersebut, perusahaan di sektor FMCG perlu mempertimbangkan solusi FMCG Packaging yang lebih ramah lingkungan terutama karena industri ini terus memproduksi dan mendistribusikan produk dalam skala besar setiap harinya. Salah satu alternatif yang semakin banyak digunakan adalah Eco Friendly Pulp Tray.
PT ProPack Kreasi Mandiri menghadirkan inovasi kemasan berbahan dasar serat alami dan bahan daur ulang, seperti limbah kertas, dan tebu (bagasse). Tidak hanya ramah lingkungan, produk ini telah tersertifikasi dan terbukti lolos uji ketahanan terhadap benturan atau jatuh. Eco Friendly Pulp Tray menjadi solusi yang tepat untuk digunakan di berbagai sektor seperti sektor FMCG dan manufaktur.
Eco Friendly Pulp Tray di Berbagai Industri FMCG
Pulp Molded Tray tidak hanya melindungi produk, tetapi juga menyesuaikan desainnya dengan kebutuhan berbagai kategori produk dalam industri FMCG. Perusahaan dapat membentuk struktur pulp sesuai dengan desain produk sehingga kemasan mampu menahan posisi produk dengan lebih stabil dan meminimalisir risiko kerusakan produk. Beberapa contoh penggunaan Eco Friendly Pulp Tray di berbagai sektor industri:
- Produk Elektronik
Perusahaan elektronik harus menggunakan pulp tray untuk melindungi perangkat elektronik yang terdiri atas komponen mesin maupun aksesoris produk. Struktur pulp yang kokoh mampu menahan posisi produk agar tetap stabil di dalam kemasan. - Produk Kosmetik dan Personal Care
Banyak brand kosmetik memanfaatkan pulp tray untuk menjaga produk kosmetik berbahan kaca agar tidak mudah pecah di dalam kemasan. - Produk Makanan dan Minuman
Industri FMCG yang memproduksi makanan dan minuman menggunakan pulp tray untuk menjaga produk yang mudah rusak seperti telur, buah, dan makanan dengan kemasan yang mudah pecah. Struktur serat pada pulp tray melindungi produk agar tahan dari tekanan.
Keunggulan Eco Friendly Pulp Tray
- Mudah Terurai (Biodegradable)
Eco Friendly Pulp Tray menggunakan serat alami yang dapat terurai secara alami dalam waktu relatif singkat dalam hitungan bulan. Sebaliknya, plastik membutuhkan waktu ratusan tahun agar dapat terurai sepenuhnya. Selain itu material pada produk kami memiliki tingkat daur ulang tertinggi sebesar 82,6% dibandingkan plastik (39,8%). Hal ini membantu meminimalisir pencemaran lingkungan. - Kokoh dan Tahan Benturan
Eco Friendly Pulp Tray memiliki struktur serat yang saling mengikat kuat. Struktur ini memungkinkan material pulp menyerap benturan (shock absorption) sekaligus memiliki daya tekan yang baik sehingga dapat melindungi produk secara optimal. - Mendukung Citra Brand Berkelanjutan
Di tengah persaingan industri FMCG yang semakin kompetitif, perusahaan perlu meningkatkan value perusahaan. Penggunaan FMCG Packaging ramah lingkungan tidak hanya melindungi produk, tetapi juga memperkuat positioning brand sebagai perusahaan yang peduli terhadap keberlanjutan ESG.